Desain Kamar Tidur Karya Mahasiswa Berbakat

Ketiga universitas ternama di Indonesia ini berhasil meraih penghargaan pada ajang Young Interior Designer Award 2015 yang ditujukan untuk mahasiswa-mahasiswa universitas di Indonesia. Univeritas Indonesia berhasil meraih juara pertama untuk kategori Best Living Room dan Best Dining Room, sementara Universitas Trisakti meraih kategori juara favorit. Walaupun Universitas Bina Nusantara tak berhasil membawa pulang gelar juara, desain karya mahasiswa ini dapat Anda ambil inpirasinya lalu Anda terapkan di rumah. Simak desain ruang karya mahasiswa berikut ini.

Nuansa Tradisional Dalam Ruang

Universitas Trisakti, Jakarta berhasil memenangkan kategori juara favorit. Penilaian kategori ini bukan hanya dari juri namun dari semua pengunjung yang hadir. Resky Annisa Damayanti, salah satu anggota dari tim Universitas Trisakti menjelaskan bahwa konsep booth Trisakti adalah Ethnic Vintage.

“Konsep ini merupakan pengembangan interior modern, vintage, dan ada sentuhan tradisional etniknya karena memang visi misi dari Desain Interior Trisakti sendiri, yaitu selalu mengikuti perkembangan zaman namun tidak melupakan kearifan lokal budaya kita,” ucapnya. Anda dapat melihat sisi tradisionalnya melalui motif mega mendung khas Cirebon pada lantai ruang keluarganya. Selain itu, yang cukup menarik perhatian adalah pengaplikasian terali sebagai headboard tempat tidur.

Perpaduan Antara Dua Budaya

Konsep dari booth Universitas Bina Nusantara (Binus), Jakarta ini ialah The Jewel of Nusantara. Cassius Louise, anggota dari tim Binus menjelaskan, “Dengan banyaknya kekayaan alam, budaya, bahasa, dan tradisi di Indonesia, kami menggambarkan hal tersebut sebagai permata Indonesia yang berharga dan menjunjung keadiluhungan budaya.”

Menurutnya, budaya, bahasa, dan arsitektur di Indonesia tidak lepas dari adanya peran dan pengaruh bangsa asing, terutama bangsa barat. Dengan 2 perbedaan antara Asia dan Western, Universitas Binus pun mencari warna mereka masing-masing. Selain itu, dalam membuat konsep, tim ini juga menggabungkan warna iklim di Indonesia dan Barat.

Indonesia yang hangat digambarkan dengan warna merah dan warna biru untuk bangsa Barat dengan iklim yang cenderung lebih sejuk dan dingin. “Menggabungkan kedua warna merah dan biru mengingatkan kembali kepada batik indonesia yang berasal dari Cirebon, yakni batik mega mendung. Maka dalam desain living room dan dining room ini di tunjukan nuansa yang hangat tanpa meninggalkan modernitas yang ada, dengan menggunakan furnitur bergaya barat dengan sentuhan aksesori tradisional dari daerah di Indonesia,” tuturnya.

Sebuah rumah perlu adanya sumber listrik cadangan yakni genset untuk menjaga kenyamanan disaat PLN sering melakukan pemadaman. Harga genset yang murah bisa didapatkan melalui Distributor Jual genset Bali yang memberikan diskon harga dan garansi resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *